![]() |
| Illustrasi |
STABAT – TRACKNESW : Dua orang tak dikenal dengan menggunakan sepeda motor jenis mio, memecahkan kaca mobil milik Mariadi (41) warga Lingkungan VIII Simpang III Kelurahan Bukit Kubu, Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat, Kamis (7/1).
Insiden tak menguntungkan itu, terjadi di depan kilang padi Desa Karangrejo Kecamatan Stabat Langkat. Mengakibatkan tas yang berisi uang tunai berkisar Rp 50 juta dan selembar STNK sepeda motor Honda Mio milik korban, hilang digondol para penjahat.
Informasi yang diperoleh Prawito reporter Tracknews Today di lapangan, korban disebutkan ketika itu mengendarai mobil Dahaitsu Xenia ber Nomor Polisi atau BK 1095 HP, hendak menuju Bank Mandiri di Jalan KH Zainul Arifin Stabat, bermaksud mengambil uang tunai sekitar Rp50 juta.
Kesimpulannya, setelah korban selesai mengambil uang di Bank Mandiri Stabat. Kemudian korban memasukkannya ke dalam tas laptop berwarna hitam, lalu meletakannya di bangku kiri depan. Tanpa buang waktu, Mariadi berangkat dengan kendaraannya meneruskan perjalanan ke arah Medan menuju kilang padi di Desa Karangrejo, atau puluhan kilometer sebelum Kota Binjai.
Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban tanpa rasa bimbang langsung saja memakirkan mobilnya di depan kilang padi Desa Karangrejo. Ia beranjak dari parkir kendaraannya, kemudian masuk ke dalam klilang padi tersebut. Sedangkan tas berisi uang tunai Rp 50 juta, ditinggalkan Mariadi di dalam mobil.
Namun tak lama kemudian korban mendengar suara teriakan warga, “kaca mobil miliknya dipecah dua peria tidak dikenal para saksi mata”. Merasa ingin tahu, korban segera berlari menuju kendaraannya, ternyata kaca mobil sebelah kanan benar dipecahkan kedua penjahat. Sementara tas berisi uang tunai Rp 50 juta, berikut selembar STNK sepeda motor raib dibawa kabur para penjahat.
Kapolres Langkat AKBP Dwi Asmoro SIK MH, melalui Kanit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal Ipda Zul Iskandar Ginting. Ketika dikonfirmasi Prawito reporter Tracknews Today, via telepon genggam Kamis (7/1), membenarkan insiden itu terjadi. Kanit Pidana Umum Sat Reskrim Ipda Zul Iskandar Ginting, mengakui kasusnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Mengutip penjelasan singkat, Kanit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal Ipda Zul Iskandar Ginting, menyikapi keterangan warga yang menyaksikan insiden tersebut. Para penjahat dimaksud terdiri dua orang berkendaraan sepeda motor merk Mio.
Namun demikian pihak kepolisian masih memintai keterangan para saksi korban. Tutur Kanit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal Ipda Zul Iskandar Ginting, menggaris bawahi pejelasannya terdahulu “kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi.
Editing : Syofian HSy

EmoticonEmoticon