Tampilkan postingan dengan label NASIONAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NASIONAL. Tampilkan semua postingan

Ratusan Peserta Bertarung di Kejurda “Drag Race and Drag Bike to Three”

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Langkat Drs TM Auzai, atas nama Bupati H Ngogesa Sitepu SH, ketika menghadiri pagelaran Kejuaraan Daerah “Drag Race and Drag Bike to Three” di ruas Jalan Proklamasi Stabat. TRACKNEWS -  BONO YUDHA/EdSy

Liputan : BONO YUDHA
STABAT-TRACKNEWS : Sedikitnya 236 peserta asal Kota Binjai, Deli Serdang, Aceh, Riau, termasuk Langkat Turut ambil bagian mempertarungkan kebolehan mereka, di ajang kejuaraan daerah “Drag Race and Drag Bike to Three”, yang digelar secara terkuka di ruas Jalan Proklamasi Stabat Minggu pagi (26/2). 

Event bergengsi tersebut, selain memperebutkan piala Bupati H Ngogesa Sitepu, SH. Ratusan peserta berupaya merebut piala Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Langkat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ahmad Zaini. Maupun piala Heri Widiyanto Ketua KNPI di daerah ini.

Pagelaran kejuaraan daerah “Drag Race and Drag Bike to Three”, yang diikuti  236 peserta tersebut. Dimotori Pimpinan Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Langkat Heri Widiyanto, mempertandingkan Bracket Time 10 detik, Matic Standard 130cc, Bebek 4T Standard 130cc, Sport 2 T Tune Up 155 cc dan Bebek 4T Tune Up 130cc. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Langkat Drs TM Auzai, atas nama Bupati H Ngogesa Sitepu SH, secara tegas menyatakan sangat mendukung pagelaran event bergengsi “Drag Race and Drag Bike to Three”, yang berlangsung di ruas Jalan Proklamasi Stabat. 

Harapan bupati, fungsi event dimaksud tidak sekedar menghibur masyarakat sebagai penonton. Namun diharapkan mampu memotivasi peserta, sekaligus menjadi ajang pencaharian bakat generasi muda ke depan, di bidang “Drag Race and Drag Bike”.

Sejumlah penonton termasuk beberapa jurnalis lokal, tampak antusias untuk menyaksikan jalannya pagelaran “Drag Race and Drag Bike to Three” di ruas Jalan Proklamasi Stabat, Minggu pagi (22/2).TRACKNEWS -  BONO YUDHA/EdSy
Di sisi lain event tersebut, diharapkan mampu memberi manfaat bagi kemajuan olahraga otomotif di tanah air, khususnya di Kabupaten Langkat. Sekaligus Drs TM Auzai atas nama Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH, berupaya memotivasi serta memperingatkan ratusan peserta, yang akan mempertaruhkan kebolehan mereka di arena pertandingan.

Dengan catatan, “menang merupakan jawaban sebagai hasil kerja keras maupun terhadap latihanmu”. Sedangkan, “kekalahan sebagai kemenangan yang tertunda, namun demikian tetap semangat dan bertandinglah dengan menjunjung tinggi sportifitas”, tandasnya. 

NARKOBA dan ERA MENDATANG
Sementara Kepala Seksi Pemberantasan Narkoba Komisaris Polisi Edianto SH, mewakili Kepala BNN Langkat AKBP Ahmad Zaini mengatakan; Pihaknya sangat menyambut baik event Kejurda “Drag Race and Drag Bike to Three”, yang dimotori Ketua KNPI Kabupaten Langkat Heri Widiyanto.


Penegasan Komisaris Polisi Edianto SH mewakili Kepala BNN Langkat, “betapa penting dan mahalnya fungsi kesehatan, bagi setiap manusia di dalam menjalani proses kehidupan sehari – hari”. 

“Justeru demikian, tidak kalah pentingnya olahraga sebagai salah satu alternatif, untuk mempertahankan kesehatan yang dinilai terlalu mahal di dalam kehidupan ini”. Jelas Komisaris Polisi Edianto SH singkat, namun mengandung sejuta makna dan penuh harapan.

Kesimpulan Komisaris Polisi Edianto SH, untuk memerangi bahaya narkoba yang dinilai merusak masa depan generasi muda sebagai pewaris bangsa. Badan Narkotika Nasional Langkat senantiasa berupaya dan mendukung berbagai event, yang mampu memberi nilai ke arah positif terhadap kesehatan. 

Artinya mekanisme dimaksud, merupakan salah satu langkah untuk menyelamatkan para generasi muda. Sekaligus meningkatkan kesadaran mereka, betapa berbahayanya narkoba. Kemudian mengarahkan mereka, agar menjadi manusia yang berguna di era mendatang.

Terakhir harapan Komisaris Polisi Edianto SH Edianto SH, “semoga kegiatan tersebut berlangsung sukses. Kemudian mendukung maksud dan tujuan pihak penyelenggara, untuk mencari serta mejaring cikal bakal berbakat. Sesuai cabang olahraga yang sedang dipertandingkan, mudah – mudahan  terwujud dan terealisasi dengan baik”, tuturnya. 

TEST URINE
Namun demikian catatan Tracknewstoday, “Drag Race and Drag Bike to Three”  tidak sebagaimana mempersiapkan pagelaran acara pertandingan biasa, seperti perebutan kejuaraan sepak bola.Hal tersebut sangat berkaitan erat dengan penjelasan Ketua KBPP Polri Langkat M Jen Hutabarat.


Artinya M Jen Hutabarat menyimpulkan, segenap peserta kejurda “Drag Race and Drag Bike to Three”, tanpa terkecuali. Sebelum tampil menguji kebolehan mereka di arena pertandingan terbuka. Keseluruhannya diharuskan menjalani tes urine, guna mengetahui “apakah para peserta mengkonsumsi narkoba atau tidak”. 

Ternyata hasilnya cukup memuaskan, segenap peserta dinyatakan Ketua KBPP Polri Langkat M Jen Hutabarat, “negatif mengkonsumsi narkoba”. “Ini merupakan langkah strategis kami, menyelamatkan generasi muda di Langkat dari bahaya narkoba” tegasnya dengan nada pasti.

Hadir menyaksikan event bergengsi tersebut, selain beberapa SKPD yang bertugas di pemerintahan daerah ini, Kapolres Langkat diwakili  Kapolsek Stabat AKP Binsar Naibaho. Termasuk beberapa jurnalis lokal, berbaur bersama sejumlah masyarakat yang tampak antusias menyaksikan jalannya “Drag Race and Drag Bike to Three”.  

EDITING : EDITOR (SYOFIAN HSy 

Kilas Balik Tentang 272 PTS di Sumatera Utara yang Memiliki Izin

Kopertis) Wilayah I Sumatera Utara Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD



Memasuki tahun akademik 2015/2016, masyarakat diminta harus selektif dan jeli dalam memilih perguruan tinggi swasta (PTS) yang legal (sah), sehingga calon mahasiswa tidak dirugikan. Menyikapi hal itu, Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah I Sumatera Utara Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD menghimbau agar masyarakat harus mewaspadai PTS yang tak berizin.

Menurut Dian Armanto, PTS yang dapat menyelenggarakan pendidikan adalah yang telah memiliki izin penyelenggaraan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, memiliki data dosen dan mahasiswa yang terdaftar da¬lam Pangkalan Data Perguruan Tinggi yang dapat dilihat pada laman www.kopertis1.or.id atau www.forlap.dikti.go.id.

“Jadi jika ada lembaga yang menyelenggarakan perkuliahan di luar PTS yang namanya tidak terdaftar di PDPT, maka di¬pas¬tikan PTS tersebut ilegal,” tegas Dian Armanto. Dian juga mengingatkan untuk tidak masuk di PTS yang menyelenggarakan pendidikan kelas jauh karena hal itu melanggar ketentuan penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Dijelaskannya, ijazah yang dikeluarkan PTS ilegal (tak punya ijin) tidak mempunyai civil effect untuk digunakan dalam pengangkatan calon pegawai negeri sipil dan pembinaan jenjang karir/ penyetaraan bagi pegawai negeri atau untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Berdasarkan data dari www.forlap.dikti.go.id saat ini jumlah PTS yang terdaftar di lingkungan Kopertis Wilayah I Sumut per 16 Juni 2015 sebanyak 272. Dari jumlah tersebut tercatat 247 PTS yang aktif dan 25 non aktif. Dari kedua kategori tersebut di antaranya 13 PTS masuk dalam daftar binaan. 

Berikut nama - nama 247 PTS yang memiliki izin penyelenggaraan program studi dan yang aktif.

143 Perguruan Tinggi Swasta di Kota Medan :
1.   Akademi Akuntansi Profesional Indonesia
2.    Akademi Akuntansi YPK Medan
3.    Akademi Farmasi Indah Deli Serdang
4.    Akademi Informatika Dan Komputer Medicom
5.    Akademi Kebidanan Audi Husada Medan
6.    Akademi Kebidanan Bakti Inang Persada
7.    Akademi Kebidanan Bina Sejaktera Ameta
8.    Akademi Kebidanan Budi Mulia Medan
9.    Akademi Kebidanan Cipto Medan
10.  Akademi Kebidanan Darmo Medan
11.  Akademi Kebidanan Hafsyah Medan
12.  Akademi Kebidanan Hasarma Medan
13.  Akademi Kebidanan Helvetia Medan
14.  Akademi Kebidanan Indah
15.  Akademi Kebidanan Mitra Husada Medan
16.  Akademi Kebidanan Nusantara 2000
17.  Akademi Kebidanan Palapa Husada
18.  Akademi Kebidanan Sari Husada
19.  Akademi Kebidanan Sari Mutiara
20.  Akademi Kebidanan Sehat Medan
21.  Akademi Kebidanan Sehati
22.  Akademi Kebidanan YYS Pendidikan Dr Rusdi Medan
23.  Akademi Keperawatan Binalita Sudama
24.  Akademi Keperawatan Columbia Asia
25.  Akademi Keperawatan Darmo Medan
26.  Akademi Keperawatan Helvetia Medan
27.  Akademi Keperawatan Indah
28.  Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan
29.  Akademi Keperawatan Malahayati Medan
30.  Akademi Keperawatan RSU Herna
31.  Akademi Keperawatan Sari Mutiara Medan
32.  Akademi Keperawatan Teladan Bahagia
33.  Akademi Keperawatan Wirahusada Medan
34.  Akademi Keuangan dan Perbankan ICM Cantrika Mitra
35.  Akademi Manajemen Informatika & Komputer Universal
36.  Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Imelda
37.  Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Itmi
38.  Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Logika
39.  Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Medan
40.  Akademi Maritim Belawan
41.  Akademi Maritim Indonesia Medan
42.  Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung
43.  Akademi Pariwisata Medan Hotel School
44.  Akademi Pariwisata Nusantara Medan
45.  Akademi Pariwisata Taman Harapan
46.  Akademi Pendidikan Kesehatan Talitakum
47.  Akademi Perekam Medik Dan Infokes Imelda
48.  Akademi Perniagaan dan Perusahaan APIPSU Medan
49.  Akademi Refraksi Optisi Binalita Sudama
50.  Akademi Sekretari Manajemen Cendana
51.  Akademi Teknik Elektro Medik Binalita Sudama
52.  Akademi Teknik Indonesia Cut Meutia
53.  Akademi Teknik Industri Immanuel
54.  Akuntansi Dan Bisnis Internasional
55.  AMIK Harapan Medan
56.  AMIK Medan Business Polyteknik
57.  AMIK Polibisnis Medan
58.  AMIK Widya Loka Medan
59.  ATRO Yayasan Amal Sinar Bhakti Medan
60.  Institut Sains Dan Teknologi Td Pardede
61.  Institut Teknologi Medan
62.  Politeknik Ganesha
63.  Politeknik IT&B Medan
64.  Politeknik Kesehatan YRSU Dr Rusdi
65.  Politeknik LP3I Medan
66.  Politeknik Mandiri Bina Prestasi
67.  Politeknik Poliprofesi Medan
68.  Politeknik Santo Thomas
69.  Politeknik Unggul LP3M
70.  ST Manajemen Bisnis, Multi Sarana Manajemen Administrasi dan Rekayasa Teknologi.
71.  Sekolah Tinggi Bahasa Asing Harapan
72.  Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing ITMI Medan
73.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Hikmah
74.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya
75.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Graha Kirana
76.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Harapan
77.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IBBI
78.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Medan
79.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ITMI Medan
80.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi LMII
81.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusa Bangsa
82.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Profesional Indonesia
83.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tricom
84.  Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Al Hikmah
85.  Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Graha Kirana
86.  Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Swadaya
87.  Sekolah Tinggi Ilmu Keseha¬tan Binalita Sudama
88.  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Flora
89.  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Helvetia
90.  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Haji Medan
91.  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumatera Utara
92.  Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Medan
93.  Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan
94.  Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
95.  Sekolah Tinggi Kesehatan Imelda Medan
96.  Sekolah Tinggi Olahraga Dan Kesehatan Bina Guna
97.  Sekolah Tinggi Teknik Harapan
98.  Sekolah Tinggi Teknik Poliprofesi
99.  Sekolah Tinggi Teknologi Immanuel
100.Sekolah Tinggi Teknologi Sinar Husni
101.STBA Persahabatan Internasional Asia
102.STIE IBMI Medan
103.STIE Informasi Teknologi dan Bisnis
104.STIE Mikroskill
105.STIE Professional Manajemen College Indonesia
106.STIKES Nurliana Medan
107.STIKES Santa Elisabeth Medan
108.STIKES Senior Medan
109.STIKES Siti Hajar
110.STIKES Widya Husada Medan
111.STIPER Agrobisnis Perkebunan
112.STMIK Budi Darma, STMIK Mikroskil
113.STMIK IBBI
114.STMIK ITMI Medan
115.STMIK Kristen Neumann Indonesia
116.STMIK Logika
117.STMIK Pelita Nusantara Medan
118.STMIK Sisingamangaraja XII
119.STMIK Time
120.STMIK Triguna Dharma
121.Universitas Al-Azhar
122.Universitas Alwashliyah
123.Universitas Amir Hamzah
124.Universitas Cut Nyak Dhien
125.Universitas Darma Agung
126.Universitas Dharmawangsa
127.Universitas Dian Nusantara
128.Universitas HKBP Nommensen
129.Universitas Islam Sumatera Utara
130.Universitas Katolik Santo Thomas
131.Universitas Medan Area
132.Universitas Methodist Indonesia
133.Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
134.Universitas Muslim Nusantara Al Wasliyah
135.Universitas Pelita Harapan Medan
136.Universitas Pembangunan Panca Budi
137.Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia
138.Universitas Potensi Utama
139.Universitas Prima Indonesia
140.Universitas Quality
141.Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan
142.Universitas Sisingamangaraja XII
143.Universitas Sutomo 


10 Perguruan Tinggi Swasta di Deli Serdang :
1.    Akademi Kebidanan Deli Husada Delitua Medan
2.    Akademi Kebidanan Harapan Mama Deli Serdang
3.    Akademi Kebidanan Medistra Lubuk Pakam
4.    Akademi Kebidanan Sifra Husada
5.    Akademi Keperawatan Deli Husada Delitua Medan
6.    Akademi Keperawatan Harapan Mama Deli Serdang
7.    Akademi Keperawatan Medistra Lubuk Pakam
8.    Akademi Teknik Deli Serdang
9.    Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Deli Husada
10.  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Medistra 


10 Perguruan Tinggi Swasta di Asahan (Kisaran) :
1.    Akademi Kebidanan As-Syifa Kisaran
2.    Akademi Kebidanan Bina Daya Husada
3.    Akademi Kebidanan Ibtisam Aulia
4.    Akademi Manajemen Informatika & Komputer Royal
5.    AKPER Gita Matura Abadi Kisaran
6.    Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Kisaran
7.    Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muham¬madiyah Kisaran
8.    Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal
9.    STIKES Sakinah Husada Tanjung Balai
10.  Universitas Asahan 


1 Perguruan Tinggi Swasta di Humbang Hasundutan :
1.    Akademi Kebidanan Kesehatan Baru 


4 Perguruan Tinggi Swasta di Tanah Karo :
1.    Akademi Kebidanan Arta Kabanjahe
2.    Akademi Kebidanan Takasima Kabanjahe
3.    Akademi Keperawatan Arta Kaban Jahe
4.    Akademi Keperawatan Takasima Kabanjahe 


8 Perguruan Tinggi Swasta di Labuhanbatu :
1.    Akademi Ke¬bidanan lka Bina Labuhan Batu
2.    AMIK Labuhan Batu
3.    Sekolah Tinggi llmu Ekonomi Labuhan Batu
4.    Sekolah Tinggi llmu Hukum Labuhan Batu
5.    Sekolah Tinggi llmu Pertanian Labuhan Batu
6.    STKIP Labuhan Batu
7.    Universitas Al Washliyah Labuhan Batu
8.    Universitas Islam Labuhan Batu 


1 Perguruan Tinggi Swasta di Stabat (Langkat) :
1.    STIKES Putra Abadi Langkat dan Akademi Kebidanan Langkat. 


2 Perguruan Tinggi Swasta di Mandailing Natal
1.    Akademi Kebidanan Namira Kotanopan dan Akademi Kebidanan Madina Husada
2.    Akademik Kebidanan Armina Centre Panyabungan 


2 Perguruan Tinggi Swasta di Kota Gunung Sitoli :
1.    Akademi Kebidanan Harapan Keluarga dan Akademi Kebidanan Delima
2.    IKIP Gunung Sitoli
 

4 Perguruan Tinggi Swasta di Nias :
1.    Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pembangunan
2.    Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Nias Selatan
3.    STIE Nias Selatan
4.    STKIP Nias Selatan 


2 Perguruan Tinggi Swasta di Padang Lawas :
1.    Akademi Kebidanan Baruna Husada Sibuhuan
2.    Akademi Kebidanan Paluta Husada 


1 Perguruan Tinggi Swasta di Tapanuli Tengah :
1.    STKIP Barus Tapanuli Tengah 


3 Perguruan Tinggi Swasta di Tapanuli Utara :
1.    Akademi Farmasi Yayasan Tenaga Pembangunan Arjuna Laguboti
2.    AKPER Tenaga Pembangunan Arjuna Laguboti
3.    Universitas Sisingamangaraja XII Taput dan Akademi Keperawatan Pemkab Taput 


1 Perguruan Tinggi Swasta di Toba Samosir :
1.    Akademi Keperawatan HKBP Balige, dan lns¬titut Teknologi Del
 

8 Perguruan Tinggi Swasta di Kota Binjai :
1.    Akademi Kebidanan Kharisma Husada Binjai
2.    Akademi Keperawatan Kesdam 1/Bukit Barisan Binjai dan STMIK Me¬thodist Binjai
3.    Akademi Keperawatan Sehat Binjai
4.    Akademi Kholisatur Rahmi
5.    Sekolah Tinggi llmu Ekonomi Pelita Bangsa
6.    STKIP Budl Daya
7.    STKIP Pelita Bangsa
8.    STMIK Kaputama
 

12 Perguruan Tinggi Swasta di Padangsidempuan {
1.    Akademi Kebidanan Darmais Padangsidimpuan
2.    Akademi Kebidanan Matorkis
3.    Akademi Kebidanan Mitra Syuhada Padangsidimpuan
4.    Akademi Kebidanan Sentral
5.    Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y P Kampus
6.    Sekolah Tinggi Pertanian Benteng Huraba
7.    STIKES Aufa Royhan
8.    STIKES Darmais Padangsidimpuan
9.    STIKES Syuhada di Padangsidimpuan
10.    STKIP Tapanuli Selatan
11.    Universitas Graha Nusantara
12.    Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
 

20 Perguruan Tinggi Swasta di Pematangsiantar :
1.    Akademi Kebidanan Agatha
2.    Akademi Kebidanan Hendersen
3.    Akademi Keperawatan Abdi Florensia
4.    Akademi Keperawatan Bas Balimbangan Pematang Siantar
5.    Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Pematang Siantar
6.    Akademi Keperawatan Surya Nusantara
7.    Akademi Manajemen Informatika & Komputer Multicom
8.    Akademi Sekretari Manajemen Maria Goreti
9.    AMIK Parbina Nusantara
10.  AMIK Tunas Bangsa
11.  Politeknik Bisnis Indonesia
12.  Politeknik Gihon
13.  Sekolah Tinggi Filsafat Theologi S Nusantara
14.  Sekolah Tinggi Hukum YNI
15.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mars
16.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung
17.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surya Nusantara
18.  Sekolah Tinggi Teologi HKBP
19.  STIKOM Tunas Bangsa
20.  Universitas Simalungun 


1 Perguruan Tinggi Swasta di Sibolga :
1.   STlE Al Washliyah - Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga dan STIKES Nauli Husada.
 

1 Perguruan Tinggi Swasta di Tebingtinggi :
1.   STlE Bina Karya, Akbid dan Akper Bina Husada Tebing Tinggi. 


1 Perguruan Tinggi Swasta di Tanjungbalai :
1.   Politeknik Tanjungbalai dan STIKES Sakinah Husada Tanjung Balai.  


1 Perguruan Tinggi Swasta di Simalungun : 
1.   Universitas Efarina. 

13 Perguruan Tinggi Swasta Binaan
1.    Akademi Informatika Dan Komputer Medicom
2.    Akademi Ke bidanan Langkat
3.    Akademi Kebidanan YYS Pendidikan Dr Rusdi Medan
4.    Akademi Keperawatan Pemkab Tapanuli Utara
5.    Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Medan
6.    Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Multicom
7.    Akademi Maritim Belawan
8.    Akademi Pariwisata Taman Harapan
9.    Akademi Sekretari Manajemen Cendana
10.  Akademi Teknik Deli Serdang
11.  Politeknik Yanada dan Universitas Preston Indonesia
12.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Medan
13.  STKIP Pelita Bangsa


Demikian informasi mengenai daftar perguruan tinggi swasta di Sumatera Utara yang memiliki izin. Semoga menjadi referensi bermanfaat. (Sumber Publikasi : www.ceritamedan.com 24 June, 2015 | 15:06)

Bupati Langkat Tetap Unggul Gondol Prestasi Nasional

Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH, ketika menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha, kategori Lalu Lintas 2016. Yang diberikan Dirjend Perhubdar Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, di Jakarta persisnya akhir Januari awal tahun ini. TRACKNEWS -  BONO YUDHA/Editor
Liputan : BONO YUDHA
STABAT - TRACKNEWS : Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH, awal tahun ini kembali  memperoleh   prestasi gemilang, berupa penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN), kategori Lalu Lintas 2016. Penghargaan tersebut, diberikan langsung Dirjend Perhubdar Kementerian Perhubungan RI, kepada Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH di Jakarta, sepekan terakhir atau di penghujung Januari awal 2017.

H Ngogesa Sitepu SH ketika dihubungi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak. Terutama yang turut memberikan dukungan terhadap dirinya, untuk meraih aneka ragam prestasi. Secara universal, orientasinya demi mengharumkan Kabupaten Langkat di kancah nasional.

Menurut pengakuan H Ngogesa Sitepu SH, realita tersebut di atas sungguh sulit dibayangkan. Maksud H Ngogesa Sitepu SH, sejak dirinya dipercaya menjabat Kepala Daerah di negeri ini. Ia sama sekali tidak pernah menyangka, akan meraih berbagai prestasi dimaksud. Apalagi prestasi tersebut, rata – rata berskala nasional ujarnya.

Justeru demikian, H Ngogesa Sitepu SH tak jemu – jemunya menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap masyarakat Kabupaten Langkat. Khususnya yang dinilai H Ngogesa Sitepu SH, senantiasa konsisten mendukung dirinya agar berbuat dan membangun Kabupaten Langkat secara berkesinambungan”, tegasnya. 

Menyinggung manfaat penghargaan WTN, H Ngogesa Sitepu SH menyimpulkannya sebagai pertanda kemampuan Langkat, meraih kategori terbaik di bidang perlalu lintasan. Di antara dasar penilaian tersebut, berupa kondisi terminal ataupun yang berkaitan dengan ketertiban lalu lintas. 

Penghargaan dimaksud merupakan sesuatu yang sangat berarti, sehingga banyak dinantikan dan didambakan seluruh daerah di Indonesia. Dengan catatan di beberapa kurun waktu terakhir, atau 2012 lalu hingga tahun ini. Selama H Ngogesa Sitepu SH mengendalikan tampuk pemerintahan di negeri bertuah ini, ternyata Langkat secara berturut - turut 5 kali sukses menggondol penghargaan bergengsi itu. 

“Alhamdulillah, pihak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia tetap eksis memberikan penilaian tersendiri terhadap Pemerintah Kabupaten Langkat”. Semoga di tahun berikutnya, penghargaan dimaksud dapat dipertahankan secara berkesinambungan”.

Demikian penegasan H Ngogesa Sitepu SH memberi motivasi, ketika didampingi Kapolres Langkat AKBP Mulya Hakim Solichin SIK, MSi dan Inspektur Amril. Termasuk Staf Ahli Bupati Langkat Bidang Ekonomi dan Keuangan Edi Dharma Tarigan, serta Kepala Dinas Perhubungan Langkat Alders Syam Siahaan SH. 

Terkait dukungan pihak Kepolisian khususnya Satuan Lalu Lintas, H Ngogesa Sitepu SH sangat mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Langkat beserta jajarannya, yang tak kenal menyerah untuk melakukan berbagai penataan demi terwujudnya ketertiban berlalu lintas. 

EDITING : SYOFIAN HSy 

H Ngogesa Sitepu SH Terima Aditya Karya Mahatva Yodha Award 2016

Usai Bupati  Langkat H Ngogesa Sitepu SH, menerima penghargaan Aditya Karya Mahatva Yodha Award 2016’, kategori Pembina  Umum Karang Taruna terbaik Kabupaten/Kota se – Indonesia, di Hotel Horison Ultima Palembang (Sumatera Selatan). Sekaligus foto bersama dengan Ketua Umum Karang Taruna Nasional Didik Mukrianto. TRACKNEWS -  BONO YUDHA
Catatan : BONO YUDHA
PALEMBANG – TRACKNEWS : Bupati  Langkat H Ngogesa Sitepu SH, yang dinyatakan masuk kategori Pembina  Umum Karang Taruna terbaik Kabupaten/Kota se – Indonesia, terima penghargaan Aditya Karya Mahatva Yodha Award 2016’. 

Penghargaan tersebut, diserahkan langsung Ketua Umum Karang Taruna Nasional Didik Mukrianto. Ketika berlangsungnya acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Bulan Bakti Karang Taruna Nasional  (BBKTN), di Hotel Horison Ultima Palembang, Sumatera Selatan, Jumat malam di awal pekan menjelang penutupan tahun lalu. 

Dengan catatan, penganugerahan Setya Lencana  Aditya Karya Mahatva Yodha kepada Bupati  Langkat H Ngogesa Sitepu SH tersebut. Merupakan penghargaan tertinggi pemerintah pusat, kepada kepala daerah yang dinilai peduli terhadap perkembangan dan kemajuan Karang Taruna  di wilayah mereka masing - masing. 

Sementara Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH, usai menerima penghargaan Aditya Karya Mahatva Yodha Award 2016’, menegaskan; 

Pada hakikatnya membina dan membimbing segenap organisasi, khususnya di jajaran pemerintahan yang dipimpinnya saat ini, merupakan kewajiban serta tanggungjawabnya sebagai Kepala Daerah.

“Artinya segenap organisasi itu didirikan, secara hakiki memiliki tujuan dan anggaran dasar rumah tangga yang baik. Justeru demikian, keberadaan organisasi harus diperhatikan dan dibina guna mendukung kemajuan bangsa”. 

Kesimpulannya, Karang Taruna  merupakan mitra potensial dan strategis bagi pemerintah daerah, dalam pembangunan kesejahteraan sosial.

Menurut Bupati  Langkat H Ngogesa Sitepu SH, “Peran dan ide kreatif seluruh Pengurus Karang Taruna di Langkat sangat dibutuhkan”. Dengan demikian semoga Karang Taruna kedepannya, mampu berkesinambungan memberikan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Langkat. “Terutama dalam bidang kesejahteraan sosial” tegas H Ngogesa Sitepu SH, pasti.

Atas penghargaan yang diberikan, H Ngogesa Sitepu SH mengucapkan terima kasih. “Ini hadiah bagi saya termasuk masyarakat dan Karang Taruna di Kabupaten Langkat”.  H Ngogesa Sitepu SH didampingi Sekdanya dr H Indra Salahudin, MKes, MM dan H Amril, sangat berharap, agar Karang Taruna terus maju dan berkembang pesat di Kabupaten Langkat”.

Sementara penegasan Kepala Kantor Sosial Langkat Hj Rina Marpaung, Karang Taruna saat ini sering dilibatkan pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial. Di antaranya penanganan bencana alam, bakti sosial, bedah rumah, lantainisasi termasuk gotong royong.

Contoh ketika terjadi bencana banjir di sejumlah Kecamatan di Langkat, beberapa waktu lalu. Segenap pengurus dan anggota Karang Taruna Langkat, yang tergabung dalam Taruna Siaga Bencana (Tagana), secara terus menerus melakukan aktivitasnya terjun ke lapangan. Guna membantu penanganan bencana banjir, seperti terjadi di Kabupaten Pidie Aceh. 

Hj Rina Marpaung menyimpulkan, “Program serta pergerakan aktif Karang Taruna Langkat, tidak terlepas dari pembinaan dan bimbingan Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH. 

Maka sangat wajar penghargaan Aditya Karya Mahatva Yodha Award 2016’, diberikan kepada Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH sebagai apresiasi atas upaya beliau membina Karang Taruna di daerah ini, tuturnya.

Hal senada disampaikan Ketua Karang Taruna Langkat Helki Handoko, penghargaan Pembina Karang Taruna Terbaik Tingkat Nasional 2016 sangat layak diberikan kepada Bupati Langkat. 

"Mengingat kerja keras serta upaya pembinaan yang dilakukan bupati, artinya Karang Taruna Kabupaten Langkat di saat kepemimpinan beliau, ternyata mampu berevolusi hingga menjadi multifungsi yang terbaik. Kemudian akan terus berbuat dan tetap konsisten memperhatikan kepentingan masyarakat luas", tandas Helki Handoko.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa, melalui Direktur Jendral Pemberdayaan Sosial Hartono Laras; Memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang sudah memberikan kontribusi untuk membesarkan Karang Taruna.  

“Dari era orde lama sampai dengan era reformasi  sekarang ini, Karang Taruna tetap survive dan mampu menjaga eksistensinya”. “Terhadap kepala daerah yang membesarkan Karang Taruna melalui bimbingan dan arahannya, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa mengucapkan terima kasih,” tutur Hartono Laras.  

EDITING : EDITOR EXECUTIVE 

Kakorlantas Ungkap Kendala Penerapan e-Tilang di Daerah

e-Tilang. Sumber : Liputan6.com
 Jakarta - Sebanyak 154 kabupaten dan kota sudah memiliki tabel denda untuk diterapkan dalam sistem tilang elektronik atau e-tilang.

Meski begitu, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Brigjen Royke Lumowa akan terus meminta daerah lainnya untuk membuat tabel denda tilang, seperti 154 kabupaten dan kota yang sudah memilikinya lebih dulu.

"Intinya kami upayakan. Buktinya 154 daerah bisa, kenapa yang lain tidak. Misalnya kota atau kabupaten yang sudah menerima adalah Jember, Lampung Selatan, Sleman, Nunukan, Sukabumi Kota, Wonosobo, Cimahi, Garut, Kebumen, Kudus, dan lain - lain. Ada 154 kabupaten atau kota," kata Royke saat dihubungi di Jakarta, Jumat 27 Januari 2017.

Royke juga tak memungkiri ada sejumlah kendala sehingga tabel denda tilang belum dibuat di seluruh daerah. Satu di antaranya karena belum sepakatnya Criminal Justice System (sistem peradilan pidana) lainnya untuk membuat denda tabel tilang. 

Misalnya hakim, yang menurutnya, masih berpandangan bahwa daftar tabel denda mengganggu indepensi hakim.

"Jadi kami menyerahkan daftar tabel denda ke daerah. Kalau elektronik ini kan dendanya pasti. Nah, hakim tertentu nggak mau. Itu mengganggu independensi hakim," ucap Royke.

Royke menekankan, penerapan tabel denda tilang sejauh ini hanya terbentur dengan penolakan dari hakim. Sedangkan kejaksaan, mengapresiasi dan menerima sistem e-Tilang ini.‎

"Kami akan terus bujuk dan lobi mereka," ungkap Royke.

Sistem penilangan secara elektronik atau e-tilang sudah mulai diberlakukan sejak 30 Desember 2016. Namun kepolisian mencatat masih ada keberatan dari para pelanggar karena harus lebih dulu membayar denda maksimal.

Karena itu, kepolisian mengajak Criminal Justice System (sistem peradilan pidana) untuk membuat denda tabel tilang yang pasti.

Misalnya, ketika pengendara ditilang atas pelanggaran tak menggunakan helm. Sesuai dengan Pasal 291 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, denda maksimalnya Rp 250 ribu.

Sementara, tabel denda tilang bisa dimasukkan Rp 75 ribu atau Rp 100 ribu. Sehingga tidak memberatkan pengendara yang ditilang dengan sistem tilang elektronik.Sumber : Liputan6.com

Menko Puan : Siswa Belum Terima KIP Pasti Dapat Tahun 2017

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani. Sumber : Liputan6.com

Yogyakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mendampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau kesiapan lahan atau babat alas nawung kridha dalam persiapan pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo, DIY.

Babat alas nawung kridha memiliki arti membuka, membersihkan, merapikan, menata lahan, serta peletakan.

Dalam kesempatan ini Jokowi menilai keputusan membangun Bandara Kulonprogo memang harus diambil karena melihat daya tampung Bandara Adisucipto yang tidak besar. Sehingga saat jumlah pengunjung membludak, bandara menjadi sangat kurang kondusif.

"Bandara Adisucipto hanya memiliki kapasitas 1,5 juta, sehingga sudah sesak dan crowded sekali,” kata Jokowi, Jumat (27/1/2017).

Untuk itu Bandara Internasional Kulonprogo yang akan dibangun di atas lahan seluas 587 hektare ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta memacu perkembangan perekonomian Yogyakarta.

Menteri Puan juga mendampingi Jokowi membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk anak-anak yatim piatu di salah satu SMK di Kulonprogo dan Magelang. 

Pemberian KIP ini jadi wujud nyata dari arahan Jokowi dalam membangun pendidikan merata, berkeadilan dan berkualitas di tahun 2017.

"Anak yang belum mendapatkan KIP dipastikan akan memperoleh manfaat dana program ini di tahun 2017," kata Puan Maharani.

Menteri Puan menyebutkan jumlah uang yang nantinya akan diterima penerima KIP ini yaitu untuk siswa SD sebesar Rp 450 Ribu, SMP Rp 750 ribu, dan SMA/SMK Rp 1 juta.

Presiden Jokowi menilai, nominal yang diberikan dalam KIP itu lebih dari cukup. Pada kesempatan ini, Jokowi turut berpesan kepada anak - anak yang hadir, untuk memanfaatkan dana KIP sebaik - baiknya. Dan selalu belajar dengan baik, untuk menghadapi persaingan yang kian ketat. Sumber : Liputan6.com

Polri : Penyebar Hoax Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 M

Kabagpenum Polri Brigjen Rikwanto memberi keterangan pers terkait penangkapan terduga teroris Jatiluhur di Jakarta, Senin (26/12).Sumber : Liputan6.com
Jakarta -  Penyebaran berita bohong atau hoax belakangan ini semakin masif. Namun polisi sebagai penegak hukum tidak tinggal diam untuk memerangi hoax.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto, salah satu cara yang dilakukan polisi untuk memberantas berita bohong adalah menelusuri kebenaran informasi yang beredar secara digital.

"Bila terbukti bohong, maka kami memberi stempel hoax yang kemudian kami sebarkan melalui media sosial," ujar Rikwanto dalam diskusi "Upaya Memerangi Berita dan Situs Hoax" di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Selain itu, ucap dia, polisi juga akan melakukan proses hukum terhadap pembuat dan penyebab hoax. Bila terbukti bersalah, maka akan dipenjara paling lama 6 tahun.

"Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang No 11/2008 tentang ITE disebutkan  bahwa setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar gologan terancam pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000 (Rp 1 miliar)," Rikwanto menegaskan.

Sebelumnya, Presiden Jokowi ingin ada evaluasi bagi media online yang sengaja menyebarkan berita bohong tanpa sumber yang jelas. Menurut dia, teknologi informasi, termasuk media sosial, juga memiliki dampak negatif.

Jokowi pun meminta ada evaluasi lebih lanjut agar segala hal negatif bisa diredam. Termasuk evaluasi terhadap media online yang sengaja menyebarkan berita bohong.

"Saya minta penegakan hukum harus tegas dan keras untuk hal ini. Dan kita harus evaluasi media-media online yang memproduksi berita-berita bohong tanpa sumber yang jelas, dengan judul yang provokatif, mengandung fitnah," ucap Jokowi.

Selain itu, sambung dia, harus ada gerakan masif untuk memberikan edukasi, sehingga masyarakat bisa menggunakan media sosial dengan benar dan beradab. Kampanye kepada masyarakat untuk menggunakan media sosial ke arah yang lebih baik juga harus digalakkan.

"Saya juga minta gerakan yang masif untuk melakukan literasi, edukasi, dan menjaga etika, keadaban kita dalam bermedia sosial. 

Gerakan ini penting untuk mengajak netizen mengampanyekan bagaimana berkomunikasi melalui media sosial yang baik, yang beretika, yang positif, yang produktif, yang berbasis nilai-nilai budaya kita," Jokowi memungkasi.Sumber : Liputan6.com

Menteri Khofifah: Pencairan Dana PKH Akan Dipercepat Tahun Depan

Mensos Khofifah Indar Parawansa di Papua. Sumber : Liputan6.com
Jayapura - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyatakan, pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) akan dipercepat di 2017.
"Pencairan (PKH) tahun depan akan dipercepat, untuk tahap pertama akan diberikan pada Februari," kata Khofifah saat memberikan dana bantuan sosial PKH tahap ke-4 di Kota Jayapura, Selasa 6 Desember 2016.

Khofifah menyatakan, PKH akan dicairkan empat kali dalam setahun. Sehingga jumlah per keluarga akan mendapatkan Rp 2 juta per tahunnya.

"Dana PKH hanya diperuntukkan untuk keperluan sekolah dan tambahan gizi," ujar dia.

Dana PKH akan disamakan di seluruh Indonesia yakni Rp 458 ribu, tapi untuk Papua dan Papua Barat dinaikkan lebih tinggi, yakni Rp 500 ribu.


Khofifah menyatakan, sejak berlaku 2012 masih ada dua kabupaten di Papua belum pernah menikmati dana bantuan PKH.

"Masih ada sisa dua kabupaten yang belum menerima PKH yakni Kabupaten Waropen dan Puncak. Masalahnya adalah belum didapat data penerima resmi, by name, by address," kata Khofifah.

Milka Dawir (35), ibu dari tiga anak merasa beruntung bisa mendapatkan bantuan  PKH setiap tiga bulan sekali.

"Dana ini sudah saya peroleh sejak tiga tahun lalu. Besarannya beragam. Hari ini saya mendapatkan Rp 525 ribu. Kadang juga ada tambahan dan bisa mendapatkan hingga Rp 800 ribu," ujar Milka usai menerima dana PKH di Kantor Wali Kota Jayapura. Sumber : Liputan6.com

Mensos : Bantuan PKH Jangan Untuk Beli Pulsa

Khofifah memperingatkan agar dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tidak disalahgunakan. Sumber : Liputan6.com
Jakarta -  Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat hari ini.

Kedatangan Khofifah untuk menyerahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) disaat yang bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-58 kabupaten Sumbawa.

Tiba di Bandara Kaharuddin Sumbawa, Menteri Khofifah langsung menuju pendopo tempat acara berlangsung. Di tempat ini, ratusan warga yang menerima bantuan telah menunggu.

Saat memberi sambutan, Khofifah memperingatkan agar dana bantuan PKH tidak disalahgunakan.

"Bantuan PKH tidak boleh untuk beli rokok," ujar Khofifah yang langsung disambut tepuk tangan riuh warga penerima PKH, Sabtu (21/1/2017).

Tidak hanya melarang warga penerima menggunakan dana PKH untuk membeli rokok, tapi juga tidak boleh digunakan untuk membeli pulsa.

"Bantuan PKH tidak boleh digunakan untuk  membeli Pulsa," ujar Khofifah yang lagi-lagi disambut tepuk tangan meriah warga.

Menurut Khofifah, pemerintah menggulirkan PKH untuk membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat, termasuk di bidang pendidikan dan kesehatan.

Untuk Kabupaten Sumbawa, pada 2017 Kementerian Sosial menggulirkan dana bantuan PKH sebesar Rp 26.104.680.000 untuk 13.812 keluarga.

Sementara bantuan sosial lanjut usia Rp 80 miliar untuk 40 jiwa. Bantuan Sosial Bedah Rumah lansia Rp 225 juta untuk 15 unit rumah, dan bantuan paket sembako khusus lansia sebesar Rp 40 juta untuk 200 jiwa.

Sementara bantuan sosial disabilitas untuk Sumbawa Rp Rp 135 juta untuk 225 jiwa, dan beras sejahtera (rastra) Rp 46.689.264.000 miliar untuk 34.040 keluarga. Sumber : Liputan6.com