Tampilkan postingan dengan label POLITIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POLITIK. Tampilkan semua postingan

H Ngogesa Sitepu SH : Apresiasi Kesigapan Poldasu Tangkap Pelaku Penembakan Indra Gunawan

Ketua DPD I Partai Golkar Sumatera Utara H Ngogesa Sitepu SH. TRACKNEWS -  BONO YUDHA
Liputan : BONO YUDHA
MEDAN – TRACKNEWS : 
Langkah cepat pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) menangkap para pelaku penembakan Indra Gunawan mendapat apresiasi Ketua DPD I Partai Golkar Sumatera Utara H Ngogesa Sitepu SH. 


Demikian H Ngogesa Sitepu SH didampingi Sekretarisnya Irham Buana Nasution, dan Sahlul Umur Situmeang, Budi Ristianto, Samsir Pohan dan Hasanuddin Nano. di Kantor DPD Golkar Sumut Medan Jalan KH. Wahid Hayim, Minggu (22/1).

“Ya, saya tahu pihak Kepolisian melalui Poltabes Medan dan Poldasu sudah membentuk tim khusus untuk menangkap para pelaku penembakan tersebut. 

Justeru demikian, saya sangat mengapresiasi, dalam waktu singkat para pelaku sudah tertangkap” tegas H Ngogesa Sitepu SH, serius.
 
Fakta keberhasilan pihak kepolisian tersebutlah, alasan H Ngogesa Sitepu SH memuji langkah cepat pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara. 


Sehingga kedepannya insiden serupa tidak terjadi lagi di Sumatera Utara. Mengingat masyarakat di daerah ini sangat dikenal begitu santun, beretika serta menjunjung tinggi peradadaban antar sesama.

H Ngogesa Sitepu SH yang kini menjabat Bupati Langkat, menyinggung keterkaitan serta motif pelaku melakukan penembakan terhadap diri korban (almarhum Indra Gunawan). 

H Ngogesa Sitepu SH berharap, pihak Poldasu mampu sesegera mungkin mengungkap latar belakang para pelaku penembakan, menyebabkan korban (almarhum Indra Gunawan) menghembuskan nafas terakhir. 

Padahal almarhum selama hayatnya selain kader terbaik partai Golkar Sumut. Almarhum Indra Gunawan merupakan pria yang dikenal sangat santun dan taat beragama. Kilas balik terhadap berbagai aktivitas almarhum di dunia organisasi, antara lain melakukan kegiatan yang bersifat sosial. 

Orientasi aktivitas Almarhum Indra Gunawan, cenderung meningkatkan rasa kepedulian antar sesama, demi menjalin hubungan silaturrahim serta persaudaraan.

“Di kesempatan tersebut, H Ngogesa Sitepu SH mewakili seluruh Pengurus DPD Golkar Sumatera Utara, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada segenap pihak kepolisian. 

Sedangkan kepada keluarga yang ditinggalkan almarhum Indra Gunawan, H Ngogesa Sitepu SH berharap agar tetap tabah menghadapi musibah dimaksud”.
 
EDITING : EDITOR EXECUTIVE 

Ketua DPD I Golkar Sumut H Ngogesa Sitepu SH minta : Poldasu Segera Usut Tuntas Kasus Penembakan Indra Gunawan

 Ketua DPD I Partai Golkar Sumatera Utara H Ngogesa Sitepu SH. TRACKNEWS -  BONO YUDHA
  Liputan : BONO YUDHA
MEDAN – TRACKNEWS :
Ketua DPD I Partai Golkar Sumatera Utara H Ngogesa Sitepu SH, mengutuk keras terjadinya  penembakan terhadap Indra Gunawan alias Kuna. Yang dilakukan oknum tak dikenal, di Jalan Kesawan Medan Kamis (18/1) lalu.


H Ngogesa Sitepu SH melalui siaran Persnya, meminta pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara untuk menyelidiki kasus penembakan tersebut hingga tuntas. Demikian H Ngogesa Sitepu SH, dalam steatmentnya di Medan sehari setelah peristiwa, persisnya Jumat (19/1).

Menurut H Ngogesa Sitepu SH, Indra Gunawan merupakan  kader terbaik partai Golkar Sumatera Utara. Dengan catatan, semasa hidupnya almarhum menjabat Wakil Sekrtaris DPD Golkar Sumut. 

Sebagai Pengurus DPD Golkar Sumut, secara pribadi Indra Gunawan dikenal sangat rajin dan santun . Baik dalam kegiatan yang bersifat sosial dan peran aktifnya sebagai aktivis pemuda Hindu, serta taat beragama .

“Oleh karena itu, saya sangat menyesalkan terjadinya penembakan tersebut dan meminta pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara untuk menyelidiki kasus ini sampai  tuntas” kata H Ngogesa Sitepu SH yang juga menjabat Bupati Langkat tersebut.

Ditambahkannya, DPD Golkar Sumut akan mengawal kasus ini. Sekaligus mendukung pihak Kepolisian, untuk melakukan penyelidikan secara serius. Hingga para pelaku tersebut, segera tertangkap. Agar motif penembakan tersebut, segera diketahui dengan jelas.

Mengenai keluarga Indra Gunawan, H Ngogesa Sitepu SH mengatasnamakan seluruh keluarga besar DPD Golkar Sumatera Utara, mengucapkan belasungkawa dan berduka cita sedalam-dalamnya. Atas meninggalnya kader terbaik Golkar, Indra Gunawan.

“Semoga, kejadian ini tidak terjadi lagi di Sumatera Utara dan seluruh kader Golkar se - Sumut untuk tetap tenang, menghadapi situasi ini, serta percayakan sepenuhnya kepada institusi kepolisian. 

Yakinlah, warga Sumut adalah masyarakat yang selalu santun dan selalu mengendepankan nilai - nilai kereligiusan, dalam aktivitas sehari - hari”, demikian tandas H Ngogesa Sitepu SH.


EDITING : EDITOR EXECUTIVE

H Ngogesa Sitepu SH Buka Musda Partai Golkar ke – 9 Langkat

Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH saat membuka Musda partai Golkar Sumatera Utar yang berlangsung digedung PKK Langkat. TRACKNEWS -  BONO YUDHA
Liputan : BONO YUDHA
STABAT – TRACKNEWS : Ketua DPD I Partai Golkar Sumatera Utara yang juga Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu SH membuka secara resmi Musda ke-9 Partai Golkar Kabupaten Langkat yang berlangsung digedung PKK Langkat, Senin (16/1). 

Dalam sambutannya, Ngogesa mengatakan bahwa Musda adalah bentuk dinamisasi organisasi yang tertuang dalam Anggaran  Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar. “Oleh sebab itu, saya mengapresasi penyelenggaraan Musda ke-9 Golkar Langkat” sebutnya.

Dengan berlangsungnya Musda kata Ngogesa , tentu kepengurusan baru akan terbentuk, untuk itu, saya berharap, pengurus yang baru harus siap menjadi penampung aspirasi masyarakat setiap saat kapanpun diperlukan. “Sudah jelas, Golkar selalu mendukung kebijakan pemerintah yang bersifat baik dan pro-rakyat” ujarnya.

Karena itu, masyarakat Indonesia juga menjadi bagian terpenting dalam proses demokrasi, dan dikehidupan nyata, tentunya, ada kebijakan pemerintah yang dikeluhkan atau dirasa kurang baik oleh masyarakat. 

“Untuk itu, seluruh pengurus Golkar yang terpilih, jangan rusak citra partai Golkar dengan tindakan yang tidak pro rakyat” tegas Ngogesa kepada seluruh pengurus yang terpilih.

Musda ke-9 Partai Golkar Kabupaten Langkat berlangsung 1 hari di Gedung PKK berjalan tertib dan lancar, Sedangkan  pada periode sebelumnya, H Ngogesa Sitepu SH 
Ketua DPD II partai Golkar Langkat  pada akhirnya Terbit Rencana Perangin-angin SE terpilih menjadi Ketua DPD II Golkar Langkat periode 2015-2020 secara aklamasi. 

Acara Musda dihadiri Anggota DPR RI fraksi Golkar Delia Pratiwi.SH Br Sitepu, sejumlah Pengurus DPD I Golkar Langkat, sejumlah Sanggota DPRD Sumut fraksi Golkar, Ketua DPRD Langkat Terbit Rencana PA dan undangan lainnya.
 
Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH saat membuka Musda partai Golkar Sumatera Utar yang berlangsung digedung PKK Langkat. TRACKNEWS - BONO YUDHA 


Editing : Editor Excutive 

Musda Golkar ke IX Tahun Ini Dibuka di Deli Serdang

Ketua DPD Golkar Sumatera Utara H. Ngogesa Sitepu SH saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke IX Partai Golkar Deli Serdang yang berlangsung di hotel the Hill Sibolangit. TRACKNEWS – BONO YUDHA

Liputan : Bono Yudha
DELISERDANG – TRACKNEWS : Ketua DPD I Partai Golkar Sumatera Utara H. Ngogesa Sitepu SH  menghadiri Musyawarah Daerah (MUSDA) ke IX tahun 2016 Partai Golkar Deli Serdang  di Hotel the Hil Sibolangit  Jumat (7/10). 

Pada kesempatan tersebut Ngogesa  memanfaatkan peluang yang ada  dengan menghimbau kepada seluruh Kader Golkar untuk terus menjaga kepercayaan rakyat. “ Karena  saat ini rakyat membutuhkan kader-kader yang peduli terhadap rakyat" kata Ngogesa.

Menjadi Kader Golkar katanya lagi,  adalah pilihan yang harus dijalankan sesuai dengan peraturan Partai Golkar untuk senantiasa memperhatikan keluhan dan saran dari rakyat.

"Untuk itu, jaga kepercayaan yang diberikan, jangan berpikir untuk membawa Partai Golkar menjadi pemenang tanpa mengikut sertakan rakyat sebagai ujung tombak dari pergerakan partai Golkar"ujar Ngogesa yang juga saat ini dipercaya rakyat menjadi Bupati Langkat selama 2 Periode.

Terkait terpilihnya Drs. T. Ahmad Tala'a kembali pimpin Golkar Deli Serdang periode 2016-2020, Ngogesa mengingatkan Amek (sapaan akrab T. Ahmad Tala'a) agar bersinergi dengan Pemerintah untuk mendorong kemajuan daerah.

Menurut  Ngogesa, banyak program-program Pemerintah Daerah yang sekarang ini perlu untuk didukung pelaksanaannya, baik itu mengenai dukungan saran, masukan ataupun kritikan membangun.

Karenanya, Ngogesa menghimbau Amek dan seluruh Kader Golkar lainnya di Deli Serdang serta seluruh Sumatera Utara, bangun komunikasi yang baik dengan Pemerintah Daerah terutama dalam kebijakan pro rakyat.

"Berdirilah didepan sebagai pemimpin, duduklah ditengah-tengah dalam meberikan ide dan gagasan, berdirilah dibelakang untuk membibing dan memotivasi guna menuju Partai Golkar yang disenangi rakyat sebagai tempat berlindung dan mencurahkan aspirasi" pesan Ngogesa kepada seluruh pengurus Golkar di Deli Serdang dan Sumut.

Seperti diketahui, Drs T. Ahmad Tala'a terpilih kembali memimpin Partai Golkar Kabupaten Deli Serdang periode 2016-2020 secara aklamasi, sebelumnya banyak calon yang bermunculan kepermukaan publik, tapi, pada akhirnya kepercayaan tersebut kembali diberikan kepada Amek.

Musda tersebut diakhiri oleh pengurus partai Golkar Sumut, diantaranya  Ahmad Himawan Buchari dan Plt Golkar Deli Serdang Wagirin Arman serta seluruh pengurus, anggota, kader dan simpatisan Partai golkar Deli Serdang.

Editing : Syofian HSy

H. Ngogesa Sitepu SH : Golkar Siap Menampung Aspirasi Rakyat

Ketua DPD I Partai Golkar Sumut H. Ngogesa Sitepu SH saat menghadiri Musda Golkar Kota Tanjung Balai yang berlangsung di gedung IPHI kota Tanjung Balai. TRACKNEWS – BONO YUDHA
  Liputan : Bono Yudha
TANJUNG BALAI – TRACKNEWS :  Ketua DPD I Partai Golkar Sumatera Utara H. Ngogesa Sitepu SH buka Musyawarah Daerah (Musda) IX Partai Golkar Kota Tanjung Balai Sumatera Utara, yang berlangsung di gedung IPHI kota Tanjung Balai, Minggu (2/10).

Musda dilaksanakan guna memilih ketua dan pengisian struktur kepengurusan baru Partai Golkar Kota Tanjung Balai periode 2016-2021.  untuk mengibarkan partai Golkar di kota Tanjung Balai, dibutuhkan  sosok dan figur yang baik  guna mensukseskan harapan  tersebut.  

Setiap calon harus mampu menjadi figur terbaik di Golkar dengan senantiasa menampung aspirasi masyarakat yang membutuhkan pertolongan partai Golkar. 

“Jadikan amanah sebagai ajang untuk menyuarakan suara rakyat, mengontrol kebijakan Pemerintah, khususnya Kota Tanjung Balai sehingga masyarakat merasa terlayani oleh kebijakan Partai Golkar” ujar Ngogesa yang digadang-gadang akan maju menjadi Cagubsu.

Mengenai Pilkada ditahun-tahun yang akan datang, Ngogesa menyatakan dengan tegas bahwa keiinginannya adalah memenangkan Partai Golkar di Sumatera Utara termaksuk memenangkan seluruh kader Golkar yang diusung maju sebagai Calon Kepala Daerah. 

Walaupun demikian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan guna mensukseskan keinginan tersebut, salah satunya Rakyat.

“Ya, saat ini kita menjadi pengurus Golkar, tapi, penilaian terdapat di rakyat, andai rakyat menilai positif maka hasilnya akan positif begitu juga sebaliknya” ungkap Ngogesa.

Untuk itu, rakyat akan menjadi penentu kesuksesan partai Golkar, karenanya, seluruh pengurus di daerah-daerah nantinya, harus berusaha merebut hati rakyat dengan kegiatan-kegiatan yang efktif dan bermanfaat untuk rakyat, dengar suara rakyat dari kota sampai ke pelosok desa, niscaya, kemenangan akan diraih.

“Solid, terkonsolidasi, efektif dan berjaya dalam Pemilu” kata Ngogesa yang saat ini juga mendapat kepercayaan rakyat Langkat sebagai Bupati Langkat selama 2 periode.

Jalannya kegiatan Musda ditandai dengan pemukulan Gong oleh Ketua DPD Golkar Sumut H. Ngogesa Sitepu SH yang disaksikan oleh Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Sumut Kodrat Shah dan pengurus-pengurus DPD I Golkar Sumut lainnya yang hadir langsung ke kota Tanjung Balai, diantaranya Akbar Himawan Bukhari dan Syahrul M. Pasaribu.

“Musda berlangsung 2 hari, dan sampai dengan saat ini, informasi mengenai siapa saja yang menjadi kandidat sudah mendaftar, diharapkan acara berlangsung sukses dan DPD II Partai Golkar Tanjung Balai siap menjadi bagian mengkuningkan langit Indonesia, khususnya Provinsi Sumatera Utara” kata Ketua DPD Partai Golkar sebelumnya Rolel Harahap.

Editing : -------- o --------

70 Ormas Siap Gelar Simposium Tragedi 1965 Tandingan

70 Ormas siap gelar simposium tolak kebangkitan PKI. Sumber : Liputan6.com
Jakarta - Sebanyak 70 ormas siap menggelar simposium menolak kebangkitan PKI. Acara yang bertajuk "Mengamankan Pancasila dari Ancaman kebangkitan Partai Komunis Indonesia dan Ideologi Lain" itu dihelat pada 1-2 Juni 2016.

"Dengan dipelopori Gerakan Bela Negara, sekitar 70 Ormas berlandas pancasila dan agama serta organisasi purnawirawan TNI dan Polri juga berbagai unsur kepemudaan, simposium ini akan digelar di Balai Kartini, Jakarta, tanggal 1-2 Juni 2016," kata Ketua Pelaksana Simposium Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri di Jakarta, Senin (30/5/2016).

Kiki menjelaskan latar belakang digelarnya simposium ini. Acara yang menghadirkan pembicara tingkat nasional ini berangkat dari maraknya paham komunisme dalam membangkitkan Partai Komunis Indonesia (PKI). Hadir sebagai pembicara, Habib Rizieq, Fadli Zon dan tokoh-tokoh lainnya.

"Tanda kebangkitan PKI itu bisa kita lihat dari maraknya atribut lambang palu arit, buku-buku komunisme, simposium dan festival sastra komunisme, petisi penghancuran monumen lubang buaya dan lain sebagainya," ujar Kiki.

Kiki melanjutkan, simposium itu akan membicarakan PKI dari aspek sejarah, ideologi, agama dan konstitusi. Ada lima tujuan utama digelarnya acara itu. Yaitu pertama mempersatukan seluruh komponen bangsa untuk menghadapi ancaman hegemoni global yang anti pancasila.

Kedua mencegah berbagai upaya membangkitkan PKI. Ketiga, membangun kesadaran bangsa bahwa PKI telah melakukan pemberontakan berkali-kali mulai tahun 1948 di Madiun hingga peristiwa tahun 1965.

Keempat menegaskan ideologi yang bertentangan dengan pancasila tidak dapat hidup di Indonesia dalam bentuk apapun, baik dalam partai politik, organisasi kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat.

"Terakhir adalah rekomendasi menyeluruh dan adil bagi pemerintah untuk menghadapi musuh pancasila, khususnya bahaya laten komunis," ucap dia.
Saat ditanya apakah simposium yang diadakan oleh pihaknya untuk menandingi simposium yang telah dilaksanakan untuk menyelesaikan persoalan HAM yang disponsori pemerintah, dia menampiknya.


"Simposium kita tidak bermaksud meng - counter yang di Aryaduta, tapi meluruskan. Sebab dari yang kami pantau, berat sebelah hasilnya karena ketika saya baca Term Of Reference (TOR) - nya akhirnya urusan yudisial harusnya kan dua - duanya," ujar Kiki.  

Setelah simposium ini selesai, kata Kiki, semua pihak yang ikut serta di dalamnya akan menggelar apel siaga menolak kebangkitan PKI pada Jumat, 3 Juni 2016 pukul 13.30 WIB di Monumen Nasional, Jakarta yang sebelumnya diadakan aksi Long March dari Masjid Istiqlal menuju Istana Negara serta menyampaikan berbagai rekomendasi simposium kepada Presiden Joko Widodo. Sumber : Liputan6.com

Kegelisahan Purnawirawan TNI Akan Bangkitnya PKI

Massa aksi dari Front Pancasila bersiap menggelar aksi didepan Hotel Aryaduta, Jakarta, Senin (18/4). Mereka menolak Simposium PKI yang dapat dimanfaatkan menghidupkan kembali paham komunis. Sumber : Liputan6.com
Jakarta - Simposium bertema "Mengamankan Pancasila dari Ancaman PKI dan Ideologi Lain" bakal digelar pada Rabu sampai Kamis, 1 - 2 Juni 2016 di Balai Kartini. Acara ini merupakan tandingan dari simposium korban tragedi 1965 yang digelar beberapa waktu lalu di hotel Aryadhuta.

Kiki Syahnakri, selaku Ketua Panitia Simposium itu mengatakan, bahaya kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) kini sudah di depan mata. Apalagi menurutnya hasil simposium di Aryadhuta bukanlah rekonsiliasi tapi lebi berat ke kiri dan memicu lahirnya kembali PKI.

"Saya sangat setuju rekonsiliasi. Tapi kalau itu tujuannya (membangkitkan PKI) harus jalan bersama-sama (membawa serta Simposium yang akan diadakan). Kami sampaikan ide berupa TOR, tapi ditolak," ujar purnawirawan Letnan Jenderal TNI ini di Komplek Kantor Dewan Dakwah Islamiyah Nusantara, Senen, Jakarta Pusat, Senin (30/5/2016).

Ia khawatir, dengan banyaknya simbol-simbol palu arit yang bermunculan, maka kebangkitan PKI akan semakin dekat. "Kebangkitan PKI bukan hanya wacana. Ditandai peredaran buku komunisme, atribut PKI, festival belok kiri, kemudian simposium yang berisi LSM kiri semua," ketus Kiki.

Kiki dan purnawirawan lainnya yang tergabung dalam panitia serta pembicara di Simposium itu, sangat ketakutan jika generasi muda terus belajar, menonton dan ingin mengetahui apa itu PKI dan segala hal yang berhubungan dengan itu. Ia bahkan menuding film Senyap, Jagal, Pulau Buru sebagai dalang kebangkitan PKI.

"Kami gelisah, mereka menyisir anak muda. Membuat rekayasa video (pembunuhan massal) yang dilakukan oleh TNI dan ormas Islam, seperti Senyap yang di Youtube itu. Jadi kalo ada yang dibilang PKI tidak akan bangkit, itu naif," ujar Kiki.

Menurut dia, simposium yang akan digelarnya memiliki 5 tujuan. Antara lain, mempersatukan komponen bangsa menghadapi segala ideologi yang anti-Pancasila. Mencegah upaya kebangkitan PKI, membangun kesadaran bangsa tentang kekejaman PKI, dan memberikan rekomendasi pada pemerintah untuk menghadapi bahaya laten PKI.

"Mungkin salah satunya mengharuskan ada lagi PPKN (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan)," kata Kiki.

Ia mengatakan, simposium ini bukan untuk tandingan tapi untuk mengimbangi hasil simposium tragedi 1965.

"Kita didukung pemerintah, sudah koordinasi dengan TNI dan Polri, mereka diam aja, berarti menyetujui (simposium), Pak Menhan (Ryamizard Ryacudu) juga bakal membuka acara ini dan mendukung penuh secara moril," ucap Kiki.

Saat dikonfirmasi apakah acara ini bentukan dari Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD), Kiki berdalih acaranya ini didukung berbagai organisasi kemasyarakatan. Namun, dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, tercantum kantor PPAD sebagai sekretariatnya. Sumber : Liputan6.com

Lembaga Perkumpulan Mu’alaf Kota Binjai Membubarkan Diri

Rapat pembubaran PMII yang digelar pengurus dan anggota, pembina/pengawas PMII di Jalan Manggis Lingkungan I Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat. TRACKNEWS – Drs M ARIFIN POHAN
Liputan : Drs M Arifin Pohan
BINJAI – TRACK NEWS :
Dua pekan terakhir atau Sabtu (12/12), sejumlah pengurus, pembina, anggota dan pengawas Perkumpulan Muallaf Islm Indonesia (PMII) Kota Binjai menggelar rapat pembubaran kelembagaan mereka.

Sidang pembubaran PMII Kota Binjai tersebut, dipimpin langsung Sekretaris kelembagaan Dewi Angeli dihadiri 2/3 lebih jumlah pengurus, anggota serta Pembina/pengawas PMII. Dilangsungkan di Jalan Manggis Lingkungan I Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat.

Dewi Angeli di hadapan peserta sidang pembubaran, membacakan kembali butir – butir terpenting badan hukum akta pendirian kelembagaan PMIIB Nomor 19/2015. Beserta lampirannya  berupa Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU - 0001827. AH . 01. 07. Tahun 2015 tertanggal 7 Juli 2015.

Dasar pembubaran kelembagaan dimaksud, atas kesepakatan secara bersama. Sebagaimana yang dijelaskan tentang tatacara membubarkan  organisasi /Perkumpulan tersebut, atas dasar kesepakatan sesuai bunyi pasal 35 Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga  dalam Akte Pendirian Lembaga Nomor 19/2015.

Di dalam laporan Dewi Angeli, di hadapan peserta sidang pembubaran kelembagaan menyebutkan; Sejak berdirinya PMIIB 16 Juni tahun ini, sesuai dengan akta pendirian Nomor  19 serta berbadan hukum berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU – 0001827 . AH . 01 . 07 . tahun 2015 tertanggal 7 Juli 2015 lalu.

Ternyata yang bertindak sebagai pengurus, tidak pernah membuat laporan sebagaimana ketentuan administrasi berupa pembukuan (Akuntansi). Termasuk Pertanggungjawaban mengenai keuangan kelembagaan sebagaimana dimaksud pasal 34 akta pendirian kelembagaan PMIIB.

Selanjutnya Dewi Angeli mempertegas “sejak berdirinya PMIIB”, yang bertindak sebagai pengurus tidak pernah mensosialisikan dan menjalankan amanah, sesuai bunyi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dalam Akte Pendirian Lembaga Nomor 19/2015. Malahan yang kerap terjadi, hanyalah pelanggaran Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tentang pembagian wewenang dan tanggung jawab didalam kepengurusan PMIIB itu sendiri.

Memperhatikan PMII selama di jabat Muhammad Ridwan sebagai Ketua, pelanggaran Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut, ditemukan berbagai kejanggalan mengarah terjadinya penyelewengan keuangan.

Dengan demikian pengurus, anggota, pembina dan pengawas bersefakat membubarkan lembaga PMIIB. Karena kami memprediksi, lembaga ini tidak memiliki ketentuan hidup secara layak sebagaimana lembaga lain” tegas Dewi Anggeli.

Penegasan Dewi Angeli terkait keputusan pembubaran PMIIB dimaksud, setelah terlebih dahulu para pengurus, anggota, pembina/pengawas melaksanakan rapat dan berkonsultasi dengan Notaris Nilawati SH, di Kantor Notaris Nilawti SH di Stabat Jum’at (11/12) dengan membubuhkan tandatangan mereka, di atas lembaran daftar hadir.

Dengan catatan, sejak 12 Desember 2015 Lembaga PMIIB resmi di bubarkan berdasarkan rapat anggota, yang dihadiri 2/3 jumlah pengurus dan anggota ujar Dewi Angeli

Sementara Notaris Nilawati SH, sa’at di konfirmasi Drs M Arifin Pohan reporter Tracknews Today, membenarkan rapat pembubaran lembaga PMIIB tersebut. Yang dihadiri sejumlah pengurus PMII, tegas Nilawati SH dengan cukup singkat. 


Editing : Syofian HSy