Penerima Bantuan Unimed di Kwala Begumit, Harus Mampu Merebut Pasar

Barisan paling depan dari posisi kiri foto, tampak di urutan ketiga seterusnya “Dra Lina Pangaribuan, MPd” dosen Jurusan PKK Unimed. Kemudian Nur Aini (penerima bantuan penjahit busana wanita), diapit nyonya Kepala Kelurahan Kwala Begumit Kecamatan Binjai Langkat Ponidi, SPd. Ketika diabadikan bersama dengan beberapa dosen Unimed lainnya, seusai tim tersebut meninjau kediaman penerima bantuan langsung di Jalan T Amir Hamzah, Kamis siang (19/5). EDITOR EXECUTIVE - TRACKNEWS

       (CATATAN : SYOFIAN HSy – EDITOR TRACKNEWS) 

Lima dosen Universitas Negeri Medan (Unimed), yang membidangi berbagai jurusan. Terdiri Dra Lina Pangaribuan, MPd (PKK), Aulia Salman, ST, MT (Teknik Mesin Politeknik), Dra Surniati Chalid, MPd dan Dra Rohana Aritonang, MPd (Tata Busana), beserta Riza Indriani, SE, MSi (Fakultas Ekonomi). Secara resmi melaksanakan kunjungan kerja ke Kelurahan Kwala Begumit Kecamatan Binjai Langkat, Kamis pagi (19/5).

Kunjungan tersebut diprogram, untuk melakukan penyerahan bantuan langsung kepada mitra pengrajin anyaman tikar dan topi rumput, di Jalan Perintis Kemerdekaan Kwala Begumit (Poniman alias Kicuk). 

Berupa 1 unit mesin karya mahasiswa Unimed  jurusan Politeknik, yang mampu difungsikan sebagai pemipih bahan baku anyaman tikar dan topi, jenis pepohonan ‘Purun’. Termasuk tiga unit mesin jahit bermerk Brother danTipycal, disertai pembekalan secara berkala tentang pelatihan manajemen usaha, administrasi pembukuan maupun pemasaran berbagai produk anyaman.
Poniman alias Kicuk salah seorang warga Kelurahan Kwala Bedgumit Kecamatan Binjai Langkat, pengrajin anyaman tikar dan topi dari pepohonan ‘Purun’. Turut menyampaikan terima kasihnya terhadap Tim Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Unimed, di hadapan Kepala Kelurahan Kwala Begumit Ponidi, SPd. Atas bantuan peralatan yang diterimanya 3 unit mesin jahit serta 1 unit alat pres batang ‘Purun’, Kamis (19/5). EDITOR EXECUTIVE - TRACKNEWS
Kemudian bantuan berikutnya, berupa dua unit mesin jahit bermerk Singer dan Tipycal, dilengkapi satu unit meja kerja, seperangkat gunting, jarum, termasuk bahan baku rader, dacron, serta sejumlah kain perca. Diserahterimakan kepada Nur’Aini sebagai mitra penjahit busana wanita, di Jalan T Amir Hamzah, (persis di belakang SMP/SMK Swasta Yayasan Amanah). 

Sedangkan satu unit lagi, pihak Unimed akan menyerahkannya kepada Misniatun (55), yang berdomisili di seputaran Jalan Jenderal Ahmad Yani, tidak berapa jauh dengan kediaman Ponidi, SPd (Kepala Kelurahan Kwala Begumit)
Kanan foto Misniatun (55), berdomisili di seputaran Jalan Jenderal Ahmad Yani, tampak bersalaman dengan Dra Surniati Chalid, MPd (berkaca mata), saat didampingi nyonya Ponidi, SPd dan Nur Aini. Sebagai tanda akan mendapatkan bantuan langsung satu unit mesin jahit, yang disalurkan pihak Unimed dan diperkirakan pekan depan sebelum memasuki bulan Ramadhan tahun ini, sudah terealisasi. EDITOR EXECUTIVE – TRACKNEWS
HARAPAN, DESAIN dan PASAR
Ketua tim penyerahan bantuan Universitas Negeri Medan, Dra Surniati Chalid, MPd dan Dra Lina Pangaribuan, MPd (Dosen Jurusan Tata Busana/Jurusan PKK). Didampingi para anggota timnya, Dra Rohana Artonang, MPd dosen Jurusan Tata Busana. Riza Indriani, SE, MSi serta Aulia Salman, ST, MT, masing – masing dosen Fakultas Ekonomi dan Teknik Mesin Politeknik, berharap; 

Menggunakan topi tikar (masing – masing dosen Unimed), foto bersama Kepala Kelurahan Kwala Begumit Kecamatan Binjai Langkat Ponidi, SPd dan nyonya. Ketika melakukan kunjungan ke kediaman Poniman alias Kicuk di Jalan Perintis Kemerdekaan, penerima bantuan peralatan 1 unit mesin pres batang Purun dan tiga unit mesin jahit. EDITOR EXECUTIVE – TRACKNEWS  
“Penyaluran bantuan peralatan berkisar kurang lebih enam puluhan juta rupiah tersebut, agar dapat diberdayakan bagi penerima untuk menambah penghasilan keluarga”. Serta berupaya memfungsikan bantuan dimaksud, sebagai sarana dan sumber kegiatan pembelajaran terhadap masyarakat Kelurahan Kwala Begumit Kecamatan Binjai Langkat, sekitarnya.

Namun tidak kalah pentingnya untuk itu, para penerima bantuan dimaksud harus mengupayakan peningkatkan kemampuan belajar sambil berkarya dan berinovasi, mengolah atau menciptakan berbagai produk jahitan yang berkualitas. 

Kesimpulannya, setiap produk olahan mereka mampu mengedepankan berbagai desain atau motif "trend" masa kini, sehingga unggul merebut minat dan daya beli konsumen di pangsa pasar.  
Paling kiri foto, posisi sedang berdiri (Nur Aini) bersama nyonya Ponidi, SPd (berbusana kebaya warna merah). Tampak memperlihatkan hasil karya jahit – menjahit (Nur Aini) kepada Dra Surniati Chalid, MPd dosen Tata Busana Unimed, yang membelakangi kamera (berkerudung abu – abu). EDITOR EXECUTIVE – TRACKNEWS  
TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI
Menyinggung mekanisme Universitas Negeri Medan, yang sangat dominan mengedepankan pemberian bantuan langsung ke sejumlah elemen masyarakat di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara. 


Antara lain berupa peralatan kerja berteknologi sesuai era globalisasi tersebut, para dosen Unimed mempertegasnya secara tertulis, “merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat”. Atau salah satu “eksistensi Tri Dharma Universitas Negeri Medan, sebagai Perguruan Tinggi”. 

Kesimpulannya, kegiatan bernuansa Iptek bagi Masyarakat (IbM) tersebut, tetap dilaksanakan para dosen Unimed secara berkesinambungan disetiap tahunnya, di bawah naungan Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan. Dengan melalui Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat,  yang disingkat “DRPM”.
 Urutan ke satu di sebelah kanan foto yang berdiri dekat dinding bangunan, Aulia Salman, ST, MT (dosen Teknik Mesin Politeknik Unimed), di dampingi Poniman alias Kicuk dan Kepala Kelurahan Kwala Begumit Ponidi, SPd bersama isteri, termasuk Dra Lina Pangaribuan, MPd (dosen Jurusan PKK). EDITOR EXECUTIVE – TRACKNEWS 
Urgensinya DRPM, senantiasa berupaya menterapkan paradigma baru dalam kegiatan “Pengabdian kepada Masyarakat” yang bersifat problem solving (pemecahan masalah), komprehensif (luas lingkupannya), bermakna, tuntas dan sustaineble (berkelanjutan). 

Sehingga hal tersebut di atas, menjadi alasan untuk dikembangkannya program tentang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), bagi Masyarakat (IbM) di Perguruan Tinggi. 
Inilah dua unit mesin jahit yang disalurkan pihak Unimed kepada Nur Aini, selaku mitra Pejahit Busana Wanita di seputaran Jalan T Amir Hamzah. Atau persisnya di belakang gedung SMP/SMK Swasta, Yayasan Amanah Kelurahan Kwala Begumit Kecamatan Binjai Langkat. EDITOR EXECUTIVE – TRACKNEWS 
TERIMA KASIH SERTA KEMBANGKAN
Di awal acara, kata sambutan Kepala Kelurahan Kwala Begumit Kecamatan Binjai Langkat Ponidi, SPd, sebelumnya  menegaskan. Dengan penjabarannya antara lain, Ponidi, SPd atas nama Pemerintahan Kwala Begumit, “mengucapkan selamat datang serta ribuan terima kasih” kepada para dosen Universitas Negeri Medan. 

Ponidi, SPd, bertempat di ruang rapat kantor Kepala Kelurahan Kwala Begumit Kecamatan Binjai Langkat, di Jalan Perintis Kemerdekaan. Ketika menyampaikan kata sambutan, di depan Tim Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Unimed, Kamis (19/5). EDITOR EXECUTIVE - TRACKNEWS
Terutama pada Dra Lina Pangaribuan, MPd, Aulia Salman, ST, MT, Dra Surniati Chalid, MPd, Dra Rohana Aritonang, MPd dan Riza Indriani, SE, MSi, selaku komponen Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Unimed.

Sehubungan kehadiran rombongan tersebut, selain menyerahkan bantuan langsung berupa peralatan berteknologi penunjang kelancaran usaha. Kemudian pihak Unimed akan membuka, berbagai pelatihan terhadap penerima bantuan dimaksud, nilainya sangat positif untuk menambah wawasan kaum perempuan. 

Khususnya bagi kalangan PKK se Kelurahan Kwala Begumit, untuk meraih kemajuan menuju masa depan yang lebih baik dan berarti, tandas Ponidi, SPd.


Semoga bantuan berupa peralatan berteknologi, yang disalurkan Universitas Negeri Medan kepada penerima (warga Kelurahan Kwala Begumit) tersebut. Termasuk ilmu yang diperoleh, ketika mengikuti berbagai pelatihan di beberapa waktu ke depan di tahun ini. 

Tidak sekedar menyerapnya untuk kepentingan pribadi, akan tetapi penerima bantuan dan peserta pelatihan nantinya, berupaya menularkannya terhadap warga lain se Kelurahan Kwala Begumit.

Argumentasi Ponidi, SPd, “manusia berguna, ialah setiap orang memperoleh dan memiliki ilmu pengetahuan, mampu mengembangkannya untuk kepentingan masyarakat secara luas”. Namun sebaliknya, tidak untuk dikuasai demi kepentingan pribadi, ujar Ponidi, SPd memperingatkan warga penerima bantuan. 

Editing : Syofian HSy

Share this

BERITA TERKAIT

Previous
Next Post »